Apakah "kehidupan" suami istri memiliki frekuensi yang paling baik? Beri tahu jawabannya hari ini



Tip Inti: Banyak introvert mungkin merasa bahwa berbicara tentang seks itu sangat pemalu, tetapi mereka tidak dapat mengakui bahwa kehidupan seks yang harmonis adalah faktor penting yang mempengaruhi hubungan antar pasangan. Mempertahankan frekuensi kehidupan seks yang normal juga bermanfaat bagi kesehatan.

Sebelumnya Xiao Jiu menulis artikel tentang hiperseksualitas, yang menulis banyak sekali pengetahuan tentang seks. Banyak netizen yang mengajukan banyak pertanyaan: Karena terlalu banyak keinginan adalah penyakit, seberapa sering frekuensi "hal itu" dianggap normal? Hari ini Xiao Jiu akan menganalisis topik ini.



Apa manfaat kesehatan dari mempertahankan frekuensi kehidupan seks yang normal?


Ketika berbicara tentang manfaat dari kehidupan biasa, Xiao Jiu ingin memberi semua orang pembicaraan yang baik.


The British "Daily Mail" menerbitkan sebuah artikel di mana beberapa seksolog Inggris yang berwibawa menunjukkan bahwa kehidupan seks yang harmonis dapat melindungi penglihatan. "Latihan ganda" dapat sepenuhnya mengendurkan otot mata dan meringankan otot mata sangat membantu untuk mencegah miopia.


Dan kehidupan seks yang harmonis dan teratur dapat menurunkan resiko terkena kanker prostat dan mengurangi stres, kehidupan seks yang teratur juga merupakan cara yang penting untuk meningkatkan hubungan antara suami dan istri.


Pada saat yang sama, peneliti dari University of Montreal di Quebec, Kanada, memilih 21 pasangan di Trier yang melakukan hubungan seks secara teratur. Mereka berolahraga lebih dari dua jam dalam seminggu dan memiliki setidaknya satu kali kehidupan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa selama kehidupan seks, wanita mengkonsumsi energi rata-rata 69,1 kkal, sedangkan pria dapat mengonsumsi 101 kkal. 98% relawan merasakan hal itu. ini Kenikmatan hidup biasa lebih jelas daripada berlari.


Jadi bagaimana itu bisa dianggap sebagai frekuensi kehidupan seks yang normal? Mari kita terus melihat ke bawah.



Bagaimana mengukur frekuensi normal seks?


Pada hari kedua setelah berhubungan seks secara umum, jika tidak ada sakit punggung, kelelahan, kelelahan, atau kelelahan yang nyata, kehidupan seks ini relatif sehat.


Selain itu, terdapat nilai referensi yang dapat dinilai berdasarkan faktor-faktor seperti usia individu, kepribadian, dan kebugaran jasmani tanpa mempengaruhi studi dan pekerjaan. Secara umum, kaum muda di bawah 30 tahun membutuhkan waktu dua hingga empat kali seminggu, 30 sampai 40 tahun., Sekali atau dua kali seminggu, 40 sampai 50 tahun, sekali seminggu, 50 sampai 60 tahun, sekali atau dua kali setiap tiga sampai empat minggu, 60 tahun ke atas, sekali atau dua kali setiap empat minggu.


Dulu ada penelitian di Universitas Carnegie Mellon: pasangan yang mencoba meningkatkan frekuensi kehidupan seksual, berhubungan seks dua kali seminggu memiliki kebahagiaan lebih rendah daripada seminggu sekali. Kehidupan seksual merupakan kenikmatan spiritual dan fisik antar pasangan, sekaligus cara untuk meningkatkan perasaan.Perbedaan terbesar antara manusia dengan primata lainnya adalah manusia memperhatikan kualitas, sehingga frekuensi sederhana tidak berarti apa-apa.


Namun, menjaga kehidupan seks yang sehat dan berkualitas memang menjadi hal yang harus diperhatikan pasangan.



Tindakan pencegahan untuk kehidupan seks harus jelas


Bagaimana cara mengetahui apakah frekuensi ini normal menjadi fokus perhatian banyak pasangan kecil, namun pengalaman kehidupan seks yang berkualitas juga menjadi sesuatu yang wajib disebutkan semua orang.Merhatikan detail ini pasti akan mengubah kehidupan seks Anda.


Pertama: pertahankan olahraga teratur


Ini adalah cara yang penting untuk meningkatkan kekuatan otot Anda. Latihan meningkatkan kebugaran fisik Anda dan dapat mengeluarkan lebih banyak melatonin saat Anda tidur di malam hari, sehingga kualitas tidur Anda dapat mencapai tingkat yang lebih tinggi. Siklus yang baik ini akan membuat kebugaran fisik Anda lebih baik. Lantai terbentang fondasi untuk kehidupan seks yang berkualitas.


Kedua: komunikasi tidak boleh kurang


Wanita berbeda dengan pria. Mereka sensitif dan peka dalam pikirannya. Meski penting bagi pria untuk memperjuangkan "roti", mereka sering mengungkapkan kepedulian. Memberi salam dan kado manis merupakan berkah kecil dalam komunikasi emosional sehari-hari dan bisa saling menjalin hubungan. lebih intim.


Ketiga: Foreplay tidak bisa kurang


Langsung ke subjek membuat banyak wanita merasa tidak nyaman, dan itu akan sangat mengurangi pengalaman seksual.Temukan posisi sensitif pihak lain, berkomunikasi lebih banyak, pelukan beberapa menit setelah "selesai", dan biarkan kehidupan seks "hangat". Ada lebih banyak kejutan untuk ketekunan jangka panjang.


Banyak introvert mungkin merasa bahwa membicarakan seks itu sangat pemalu, tetapi mereka tidak dapat mengakui bahwa kehidupan seks yang harmonis merupakan faktor penting yang mempengaruhi hubungan antar pasangan. Menjaga frekuensi kehidupan seks yang normal juga bermanfaat bagi kesehatan.



Bahan referensi:


Sun Lijun, Gao Yanqing.Bagaimana mencegah dan mengobati penyakit menular seksual [J] People's Life, 2010.


Mencetak ulang dilarang tanpa izin penulis

Comments

Popular posts from this blog

Koleksi Operasi QA oleh Amazon (1644-1653)

Apakah manusia benar-benar hewan peliharaan yang dibesarkan oleh alien?

Eksplorasi menemukan bahwa beberapa asteroid selain bumi juga memiliki jejak biologis